PEMBUKAAN MASA PERSIDANGAN III TAHUN 2018

Kategori : PEMERINTAH ACEH Rabu, 19 Desember 2018

Ketua DPRA, Sulaiman, S.E, M.S.M., bersama para Pimpinan DPRA membuka Masa Persidangan III DPRA Tahun 2018 dengan agenda pembahasan Rancangan Qanun Program legislasi aceh Prioritas Tahun 2018 pada hari Rabu, 19 Desember 2018 pukul 15.00 WIB di Gedung Utama DPRA yang dihadiri sejumlah Anggota Dewan dan Plt. Gubernur Aceh serta Forkopimda Aceh.

Sesuai dengan penetapan Program Legislasi Aceh Prioritas Tahun 2018 berdasarkan Keputusan DPRA Nomor 2 /DPRA/2018 Tentang Penetapan Program Legislasi Aceh Prioritas Tahun 2018, dapat Kami sampaikan bahwa di penghujung tahun 2018, DPRA telah dan akan menyelesaikan 10 (sepuluh) Judul Rancangan Qanun Aceh dari 17 Judul Rancangan Qanun Aceh.

Membuka Rapat Paripurna I Masa Persidangan III Tahun 2018 ini, Ketua DPRA, Sulaiman, S.E, M.S.M., menyampaikan bahwa;

“Syukur alhamdulillah, atas cita-cita dan harapan yang kami utarakan diatas, DPRA telah mengadakan rapat badan musyawarah DPRA pada tanggal 18 dan 19 desember 2018. Rapat tersebut telah menetapkan tertib acara dan kegiatan dalam masa persidangan iii tahun 2018 dengan agenda acara pembahasan 8 (delapan) rancangan qanun aceh, yang terdiri dari 2 (dua) judul rancangan qanun usul inisiatif DPRA dan 6 (enam) judul rancangan qanun usul eksekutif.”

“Adapun Rancangan Qanun Aceh dimaksud terdiri dari: Pertama, Rancangan Qanun Aceh Tentang Penanaman Modal, yang telah selesai dilakukan proeses pembahasan dan pemantapan serta harmonisasi dan sinkronisasi secara komprehensif dan sistematis dalam pembicaraan tingkat pertama oleh Komisi III DPRA bersama Tim Pemerintah Aceh.”

“Kedua, Rancangan Qanun Aceh Tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh Komisi IV DPRA bersama Eksekutif. “

“Ketiga, Rancangan Qanun Aceh Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh Komisi VI DPRA bersama Eksekutif. “

“Keempat, Rancangan Qanun Aceh Tentang Pendidikan Dayah, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh Komisi VII DPRA bersama eksekutif. “

“Kelima, Rancangan Qanun Aceh Tentang Baitul Mal, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh Komisi VII DPRA bersama eksekutif. “

“Keenam, Rancangan Qanun Aceh Tentang Lembaga Keuangan Syariah, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh Pansus tahun 2018 DPRA bersama eksekutif. “

“Ketujuh, Rancangan Qanun Aceh Tentang Kepemudaan, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh Komisi V DPRA bersama eksekutif. “

“Dan yang terakhir Kedelapan, Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor  6 Tahun 2016 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Dan Pemilihan Di Aceh, juga telah selesai dilakukan pembicaraan tingkat pertama oleh komisi I DPRA bersama Eksekutif. “

Dalam kesempatan ini dapat Kami sampaikan informasi bahwa dari 9 (sembilan) Raqan Usul Eksekutif dengan rincian kemajuan prosesnya sebagai berikut:

  1. 6 (enam) Rancangan Qanun Aceh sedang dan akan diparipurnakan pada Masa Persidangan ke-III ini.
  2. 2 (dua) Rancangan Qanun Aceh sedang dalam pembahasan antara DPRA dan Pemerintah Aceh.
  3. 1 (satu) Rancangan Qanun dalam proses pembahasan namun ada kendala Administrasi yaitu adanya Perubahan Regulasi yang mengatur secara Nasional, sehingga pihak Eksekutif harus menyesuaikan kembali Draft dan kemudian dikirim kembali ke DPRA pada bulan November 2018.

Selanjutnya, dari 8 (delapan) Rancangan Qanun Aceh yang merupakan Inisiatif DPRA dalam Prioritas 2018 ini, proses pembahasan dapat Kami sampaikan yaitu:

  1. 2 (dua) Rancangan Qanun Aceh akan diparipurnakan pada Masa Persidangan ke-III ini yaitu Rancangan Qanun Aceh Tentang Tentang Kepemudaan dan Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Atas Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Dan Pemilihan Di Aceh.
  2. 2 (dua) Rancangan Qanun Aceh sudah diparipurnakan pada masa persidangan ke-I bulan Nopember 2018 yaitu Rancangan Qanun Aceh Tentang Himne Aceh dan Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Ketiga Atas Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Tatacara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak Dan Gas Bumi Dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus.
  3. 2 (dua) Rancangan Qanun Aceh sedang dalam proses pembahasan yaitu Rancangan Qanun Aceh Tentang Pertanahan dan Rancangan Qanun Aceh Tentang Tata Cara Penyelesaian Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak.
  4. 2 (dua) Rancangan Qanun Aceh sedang dalam proses penyiapan Draft Usul Inisiatif untuk ditetapkan menjadi Inisiatif DPRA Yaitu Rancangan Qanun Aceh Tentang Perlindungan Satwa dan Rancangan Qanun Aceh Tentang Perubahan Qanun Aceh Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Aceh.

Sesuai dengan tata tertib acara Masa Persidangan III DPRA Tahun 2018, Plt. Gubernur Aceh memberi penyampaian pendapat terhadap 6 Rancangan Qanun  Aceh usul Eksekutif yang dapat di unduh disini;

Dan Penyampaian Pendapat Tim Perumus DPRA terhadap 2 Rancangan Qanun Aceh usul Legislatif yang dapat di unduh di sini;

 

Rapat Paripurna 1 Masa Persidangan III DPRA Tahun 2018 berakhir pada pukul 17.30 WIB, dan sempat diskors 1 kali saat adzan ashar berkumandang. Acara dilanjutkan kembali esok hari (20/12) pukul 09.00 WIB untuk mendengarkan Penyampaian Pendapat Tim Perumus DPRA terhadap 6 (enam) Rancangan Qanun Usul Eksekutif Dan Penyampaian Pendapat Plt. Gubernur Aceh Terhadap 2 (dua) Rancangan Qanun Usul Inisiatif DPRA sebagai agenda Rapat Paripurna 2 Masa Persidangan III DPRA Tahun 2018

(*/*)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32