PENGGANTIAN KETUA DPRA

Selasa, 06 November 2018 RAPAT PARIPURNA

Oleh admin

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I, M.M. membuka Rapat Paripurna Khusus DPRA dengan agenda Pemberhentian Dan Penggantian Pimpinan DPRA pada hari Selasa, 06 Nopember 2018 pukul 15.00 WIB di Gedung Utama DPRA.

Rapat Paripurna Khusus DPRA pada hari ini adalah membahas usulan Pemberhentian Dan Penggantian Pimpinan (Ketua DPRA dari Partai Aceh). Usulan Pemberhentian Dan Pengangkatan  Ketua DPRA dari Partai Aceh diajukan oleh Dewan Pimpinan Aceh-Partai Aceh yang disampaikan dengan suratnya Nomor 0063/DPA-PA/X/2018, Tanggal  02 Oktober 2018 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Saudara H. Muzakir Manaf dan Sekretaris Jenderal Saudara H. Kamaruddin Abu Bakar. Surat dimaksud diterima secara resmi oleh Sekretariat DPRA pada tanggal 29 Oktober 2018.

Usulan Penggantian tersebut mengacu kepada ketentuan Pasal 36 ayat (2) huruf (d) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, Dan Kota, yang menyatakan bahwa Pimpinan DPRD berhenti dari jabatannya sebelum berakhir masa jabatannya karena diberhentikan sebagai Pimpinan DPRD.

Mekanisme pemberhentiannya diatur selanjutnya dalam Pasal 36 ayat (3) huruf (b) PP Nomor 12 Tahun 2018 yaitu Pimpinan DPRD Diberhentikan dalam hal partai politik yang bersangkutan mengusulkan pemberhentian yang bersangkutan sebagai Pimpinan DPRD. Dalam hal ini Kita sudah menerima surat dari Dewan Pimpinan Aceh-Partai Aceh serta Fraksi Partai Aceh di DPRA untuk selanjutnya dilakukan penetapan dalam Rapat Paripurna. 

Kemudian, dalam amanat Pasal 37 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) PP Nomor 12 Tahun 2018, yaitu Pimpinan DPRD melaporkan usul penetapan pemberhentian Pimpinan DPRD dalam Rapat Paripurna untuk ditetapkan dengan Keputusan DPRD.

Oleh karena itu, sesuai dengan ketentuan Pasal 37 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) PP Nomor 12 Tahun 2018, Ketua DPRA sendiri yang secara resmi dalam Rapat Paripurna DPRA terhadap usulan Pemberhentian Dan Usulan Penggantian Pimpinan (Ketua DPRA dari Partai Aceh) sebagai berikut : Adapun Pimpinan (Ketua Dpra Dari Partai Aceh) yang diusulkan Pemberhentiannya yaitu Saudara Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I, M.M.  dan umumkan juga bahwa calon pengganti Pimpinan ( Ketua DPRA dari Partai Aceh) yang diusulkan yaitu Saudara Sulaiman, S.E., M.S.M.

Usulan Pergantian Ketua DPRA ini berlangsung secara tertib. Dan seluruh Anggota Dewan yang hadir menerima Usulan dan Rancangan Keputusan Dewan ini untuk disahkan menjadi Keputusan Dewan

Dengan selesainya penetapan Keputusan DPRA, maka selesai pula acara Rapat Paripurna Khusus DPRA.  Selanjutnya Pimpinan Rapat Paripurna kedua tentang Penolakan Aktifitas Eksplorasi Dan Eksistensi PT. Emas Mineral Murni (EMM) di Beutong Ateuh Banggalang Nagan Raya diserahkan kepada Wakil Ketua I DPRA, Drs. H. Sulaiman Abda, M.Si.

Rapat Paripurna Khusus dengan agenda Pemberhentian Dan Penggantian Pimpinan DPRA ditutup oleh Ketua DPRA, Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I, M.M. untuk terkahir kalinya. Sidang selanjutnya diskors untuk menjalankan shalat Ashar. (*/*)