CMI.. "13 Tahun Aceh Bebas Konflik"

Kamis, 18 Oktober 2018 AUDIENSI

Oleh admin

Ketua DPRA, bersama Para Ketua Fraksi serta Komisi DPRA dan perwakilannya menerima audiensi Senior Advisors of Crisis Management Initiative (CMI), Jaakko Oksanen dan Minna Kukkonen-Karlender di Ruang Ketua DPRA, Kamis (18/10) pada pukul 11.00 WIB.

Jaakoo menjelaskan bahwa pertemuannya membahas informasi terbaru terkait perkembangan proses perdamaian di Aceh. "Setelah usai konflik di Aceh, ke negara manapun Kami pergi, Kami seolah seperti duta dari Aceh. Banyak pihak yang menanyakan: bagaimana aceh berdamai; bagaimana aceh setelah damai; bagaimana bisa aceh berkembang cepat seperti sekarang ini. Hal ini telah menjadi hal umum yang ditanyakan orang-orang kepada Kami. Dengan alasan ini, Kami dari kantor CMI di Swedia berangkat ke Aceh, agar Kami tidak salah persepsi tentang Aceh saat banyak orang yang bertanya tentang Aceh."

Sebagai informasi, CMI merupakan non-goverment organization (NGO) yang berasal dari Finlandia ikut berperan serta dalam memfasilitasi dialog langsung antara Pemerintah R.I dan G.A.M di Helsinki, Finlandia, yang saat itu CMI dipimpin oleh pendiri CMI itu sendiri, Presiden Finlandia Martti Ahtisaari.

Jaakoo menambahkan,"CMI tidak turut campur terhadap hal-hal yang diberikan Pemerintah R.I untuk Aceh setelah penandatangan MoU Helsinki, Kami disini hanya untuk menambah pengetahuan kami terhadap aceh saat damai. Tentu saja masih ada perbedaan prinsip antara Aceh dengan Pemerintah R.I., tapi semua hal tersebut tergantung Rakyat Aceh sendiri bagaimana menyelesaikannya dengan lebih bijak. Apakah dengan lobi-lobi politik, atau pun dengan perkembangan pengetahuan yang mampu dicapai Rakyat Aceh sendiri. Semua itu tergantung Aceh sendiri, dimana CMI tidak mungkin terlibat dalam hal tersebut."

Untuk diketahui bersama, sebelum pertemuan di Ruang Ketua DPRA hari ini, pihak CMI telah menemui Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (16/10). Beliau merupakan pelopor suksesnya proses perundingan damai Pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada tahun 2005 yang lalu.