PENYUSUNAN RPJMA 2017-2022 (II)

Senin, 23 Juli 2018 PEMERINTAH ACEH

Oleh admin

Ketua Panitia Khusus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) tahun 2017-2022, tim ahli dan Bappeda Aceh membahas lampiran Bab III ditambah kilas balik perbaikan lampiran Bab I dan II di Ruang Rapat Bandan Anggaran DPRA, Senin (23/7).

Salah satu tim ahli RPJMA Rustam Effendi mengatakan masih banyak kesalahan-kesalahan dalam Bab maupun dalam pengetikan kata-kata ataupun kalimat yang harus diperbaiki oleh Bappeda.

Rustam meminta, masalah data bisa segera diperbaiki sehingga RPJMA bisa menjadi dokumen yang lebih baik. Menanggapi hal tersebut tim RPJMA dari Bappeda Aceh Zulkifli mengatakan, susahnya meminta data dari SKPA sehingga membuat dokumen RPJMA belum dapat dilengkapi. Ia mengatakan timnya sudah berkerja keras namun pihak SKPA belum menyerahkan data-data yang diperlukan dengan berbagai alasan.

Menanggapi permasalahan dari Bappeda, Anggota DPRA, Ermiadi Abdulrahman, S.T mengatakan “apabila masalah data Pemerintah Aceh belum sempurna, alternatifnya tim Bappeda tidak hanya dengan mengirim surat saja, tetapi harus membangun komunikasi yang baik dan melakukan pendekatan dengan dinas-dinas untuk memperoleh data.”

Ermiadi Abdulrahman, S.T menyarankan pembahasan RPJMA tersebut harus dijadwalkan ulang, dengan memberikan waktu kepada tim Pemerintah Aceh melengkapi data-data dari SKPA. Ketua tim pansus RPJMA, H. Dahlan Djamaluddin, S.IP mengatakan "Untuk itu mari benahi semua permasalahaan ini dimana Bappeda dan seluruh SKPA bersinergi untuk menyelesaikan masalah ini segera," ajaknya. (Ist.)