PARTAI LOKAL DAN PEMILU 2019

Kategori : AUDIENSI Rabu, 11 Oktober 2017

Komisi I DPRA agendakan Rapat Kerja bersama Mitra Kerja terkait Pendaftaran Partai Politik Lokal Calon Peserta Pemilu Tahun 2019 pada hari, Rabu 11 Oktober 2017 pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.30 WIB di ruang Badan Musyawarah DPRA.

Hadir dalam pertemuan yang dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRA, Tgk. Ermiadi Abdul Rahman, ST. bersama seluruh Pimpinan dan Anggota Dewan Komisi I DPRA serta Tamu undangan, diantaranya Kakanwil Kemenkumham Aceh, Kepala Biro Tata Pemerintahan Aceh, Perwakilan dari Biro Organisasi Aceh, Perwakilan dari Biro Hukum Setda Aceh, Badan Kesbangpol Aceh, Komisioner KIP Aceh dan Rekan-rekan Media Pers.

Membuka pertemuan ini Ketua Komisi I DPRA, Ermiadi Abdul Rahman, ST, mengutarakan "Pasal 90 UUPA telah mengatur agar partai lokal yg tidak mencapai 5% kursi di DPRA dilarang mengikuti Pemilu satu periode Pemilu berikutnya. Akan tetapi ada celah bagi partai tersebut utk mengikuti Pemilu berikutnya. Yaitu dengan mengganti nama Partai di Kanwil Kemenkumham Aceh lalu mendaftar kembali di KIP."

Melalui pertemuan ini, Komisi I DPRA mencoba mendapatkan klarifikasi dari Mitra Kerja Komisi I DPRA agar Pemilu 2019 di Aceh bisa berjalan aman dan kondusif.

Menurut Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi, SH., "KIP tidak dapat menolak permohonan/mendaftar Partai tersebut, jika Kanwil Kemenkumham Aceh meloloskan Partai tersebut lolos verifikasi."

Alasan Kakanwil Kemenkumham Aceh, A. Yuspahruddin, B.H. Bc.IP., S.H., MH., "sebenarnya aturan yang ada hanyalah batasan waktu bagi partai utk mendaftar ikut pemilu, tapi persoalan mengganti nama ataupun ADRT Partai, partai tersebut bisa kapan saja melakukan nya sesuai dalam Pasal 2 dan pasal 3 Peraturan Pemerintah No.20 Tahun 2007 Tentang Partai Politik Lokal di Aceh.

Terkait syarat-syarat lainnya adalah wewenang KIP Aceh sesuai dalam Pasal 89 ayat (3) Undang Undang No.11 Tahun 2006."

Mendengar informasi-informasi yang didapat dalam pertemuan ini, Komisi I DPRA akan menelaah kembali regulasi yang dibutuhkan agar instansi-instansi terkait Pemilu 2019 nanti dapat berjalan dengan semestinya dan Aceh tetap aman. Acara pertemuan berakhir ba'da Dzuhur.

(*/*)

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32