SIDANG PARIPURNA ISTIMEWA

Kategori : PEMERINTAH ACEH Kamis, 15 Juni 2017

Sidang Paripurna Istimewa DPRA, pada hari Kamis 15 juni 2017, pukul 09.00 WIB. Dalam agenda tentang Penyampaian Laporan Pansus Daerah Pemilihan I sampai dengan Dapil X DPRA dan Pemberian Rekomendasi terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Gubernur Aceh Periode 2012 – 2017. Rapat yang sempat mengalami 3 kali skors ini, sempat dihadiri Gubernur Aceh dan PYM Wali Nanggroe Aceh pada saat Rapat pertama yang dibuka oleh Wakil Ketua I DPRA, Drs. Sulaiman Abda, M.Si.

Pada hari jumat, tanggal 19 Mei 2017 lalu, Gubernur Aceh telah menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Gubernur Aceh Periode 2012-2017 dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRA. Dan selanjutnya sesuai dengan keputusan Rapat Badan Musyawarah DPRA (29 Mei 2017), telah menetapkan Tertib Acara Dan Kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRA tahun 2017 dengan mengagendakan acara pokok yaitu “Penyampaian Rekomendasi Atas LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur Aceh Periode 2012 – 2017 Sekaligus Termasuk Di Dalamnya Rekomendasi Untuk LKPJ Tahun 2016”.

Untuk diketahui, bahwa DPRA telah membentuk 10 (sepuluh) Panitia Khusus (Pansus) yang melakukan Kunjungan Kerja merata ke seluruh Kabupaten/Kota di Aceh untuk melakukan pemantauan / pengamatan / pengawasan langsung ke lapangan terhadap;

  1. Evaluasi pelaksanaan proyek-proyek pembangunan yang dilaksanakan dengan dana APBA Tahun Anggaran 2016.
  2. Evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan Gubernur Aceh Periode 2012-2017.
  3. Pelaksanaan Qanun Aceh, Peraturan Gubernur Dan Kebijakan Gubernur Serta Peraturan Perundang-Undangan Lainnya.
  4. Menyerap berbagai informasi dan memantau perkembangan situasi di Aceh. 
  5. Pelaksanaan kehidupan berAgama dan masalah Sosial kemasyarakatan lainnya.
  6. Pelaksanaan operasional Badan Usaha Milik Aceh; dan/atau 
  7. Pelaksanaan kegiatan Lembaga-Lembaga lainnya di Aceh.

Sebelum Tim Pansus dari masing-masing Daerah Pemilihan (DAPIL) membacakan laporannya. Tim Pansus telah menyampaikan resume laporan tersebut kepada Pimpinan Dewan. Dari resume laporan tersebut Pimpinan Dewan menilai tidak ada masalah yang bersifat rahasia dan semua dapat disampaikan secara terbuka dan transparan kepada umum. Namun jikalaupun ada hal-hal yang tersirat dan tidak secara eksplisit dapat terungkap dalam laporan pansus, maka sudah barang tentu Pemerintah Aceh cukup arif untuk memahaminya dan juga akan mencari solusi penyelesaiannya. Karena dari laporan Tim Pansus setia Dapil di Aceh akan diperoleh data sebenarnya yang berkaitan dengan pelaksanaan APBA tahun 2012 sampai dengan 2016.

Setelah mendengarkan seluruh Laporan Pansus, Pimpinan mengistirahatkan Sidang Paripurna untuk dapat merumuskan Rekomendasi dan Keputusan DPRA yang akan dibentuk dalam Rapat Badan Musyawarah di Ruang Serbaguna DPRA.

Rekomendasi unduh disini

Selanjutnya sesuai ketentuan pasal 23 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang LPP, LKPJ dan IPPD, hasil pembahasan terhadap LKPJ dalam bentuk rekomendasi tersebut ditetapkan dengan keputusan DPRA. Setelah mendapat persetujuan dari seluruh Anggota DPRA, Sekretaris Dewan, H. A. Abdul Hamid Zein, SH, M.Hum membacakan rancangan keputusan DPRA untuk ditetapkan menjadi Keputusan DPRA.

Sebelum mengakhiri Sidang Paripurna Istimewa ini, Pimpinan dan Anggota DPRA mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh dibawah kepemimpinan dr. H. Zaini Abdullah dan H. Muzakir Manaf yang telah mendarma baktikan diri untuk memimpin Aceh yang genap 5 tahun pada tanggal 25 juni 2017 mendatang.

Untuk masa yang akan datang tongkat estafet kepemimpinan akan dilanjutkan oleh Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh terpilih.

(*/*).

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32