KOMISI I DPRA Menuju DPR-RI

Selasa, 11 April 2017 PEMERINTAH ACEH

Oleh admin

Komisi I DPRA akan melakukan rapat konsultasi dengan pihak Pansus DPR-RI terkait Rancangan Undang Undang tentang Pemilihan Umum dan Pilkada di Aceh. Ketua Komisi I DPRA, H. Abdullah Saleh, SH. menjelaskan sebelum keberangkatannya pada hari, Selasa 11 April 2017 dimana tujuan dari audiensi tersebut untuk membahas Rancangan Undang-Undang tentang Pemilu kiranya dapat berkesesuian dengan UUPA.

Ketua Komisi I menambahkan, bahwa pertemuan di gedung DPR RI Jakarta tersebut, selain membahas perihal Pemilu, pihak Komisi I DPRA juga akan membahas konflik seperti yang pernah terjadi selama ini antara Bawaslu dengan Panwaslih. Banwaslu dengan Pasnwaslih ini memang sudah ada diskusi-diakusi sebelumnya, jadi kelembagaan tersebut perlu disesuaikan atau dipadukan saja. Kata Abdullah Saleh

Abdullah Saleh juga menjelaskan, Panwaslih yang sifatnya Adhok sementara untuk kedepan harus menjadi permanen sama hal nya dengan Bawaslu, karena dua lembaga tersebut sama-sama penyelenggara dan lembaga pengawas Pemilu.

Disamping itu menurutnya, sebelum pertemuan dengan Pansus DPR-RI, pihaknya lebih dahulu berencana melakukan pertemuan dengan Forum Bersama Anggota DPR RI asal Aceh (Forbes).

“Kita ingin memberi masukan nanti, setelahnya bersama-sama menyampaikan kepada pihak Pansus DPR RI. Terkait persoalan atau konflik yang terjadi ketika pemilu bergulir di Aceh”, kata Abdullah Saleh.

Jadi Harapan kita sambungnya, tentang RUU Pemilu itu harus ada perubahan. RUU yang akan dilahirkan oleh Pemerintah Pusat nantinya. Memang RUU tersebut telah dilakukan beberapa revisi, namun kedepannya setelah diluncurkan RUU tersebut nantinya tidak ada lagi konflik antara UUPA dan dengan penyelenggaraan Pemilu, baik pemilu legislatif dan Pilkada.

Dan dengan usulan tersebut juga kita harapkan akan lahir undang-undang yang menyatukan beberapa aspek, termasuk aspek kelembagaan, soal panwaslih dengan Bawaslu sendiri. Harap Abdullah Saleh.

Sementara menurutnya yang akan menghadiri pertemuan tersebut dari Komisi I yang membidangi politik, hukum, pemerintahan dan keamanan, diantaranya dia sendiri Abdullah Saleh sebagai Ketua Komisi, M. Harun, Djasmihas, Musannif, M. Saleh, Tanwier Mahdi, Iskandar Usman al-faraqi beserta dua staf DPRA. 

(ist).