KOMISI VI; RAKOR MoU PENDIDIKAN KESEHATAN

Kategori : RAPAT KOORDINASI DEWAN Senin, 27 Februari 2017

Rapat Koordinasi yang di laksanakan hari ini bersama sejumlah SKPA terkait yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan Aceh, Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), Rumah Sakit Jiwa Aceh (RSJ), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, Fakultas Kedokteran Unsyiah, membahas tentang kunjungan kerjasama 3 universitas dari Inggris ke Aceh yaitu University of Aberdeen (scotland), London South Bank University (LSBU), University of Westminster (london).

Rencana kunjungan tersebut erat kaitannya dengan kegiatan kunjungan balasan yang dilaksanakan oleh Komisi VI DPRA pada saat melakukan kunjungan kerja ke Inggris dan Scotlandia beberapa waktu yang lalu, serta melakukan pertemuan disana dan membahas beberapa hal yang salah satunya mengenai peningkatan pelayanan kesehatan Aceh serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan yang ada di Aceh saat ini. Dan pada saat itu mereka sangat antusias dan menerima baik agenda usulan Komisi VI DPRA tersebut. Maka dari itu kunjungan mereka nanti direncanakan akan dilakukan pertemuan bersama pemerintah Aceh dan pihak-pihak yang terkait tentang kesehatan dan peningkatan SDM-nya.

Dalam rapat koordinasi ini, Komisi VI DPRA menyarankan agar dilakukan Drafting dan MoU pada masing-masing SKPA menyangkut dengan permintaan yang akan diajukan nanti dengan masing-masing pihak University tersebut. Akan tetapi pihak Komisi VI DPRA menawarkan opsi kunjungan kepada masing-masing university tersebut agar tidak melakukan kunker dengan jadwal yang bersamaan, agar hasil kunjungan tersebut bisa optimal, maka pihak University of Aberdeen yang akan mengawali kunjungan ke Aceh. Komisi VI DPR Aceh juga menawarkan dilaksanakannya kuliah umum dan dialog tanya jawab serta tempat pertemuan tersebut dapat dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala.

Pihak Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) yang hadir dalam Rapat Koordinasi hari ini mengatakan hal tersebut merupakan berita gembira untuk jajaran kesehatan aceh khususnya RSUZA, karena kegiatan dan rencana kerjasama seperti ini masih sangat dibutuhkan di Aceh untuk meningkatkan peningkatan dan kemajuan di bidang kedokteran di Aceh. Sebenarnya selama ini pemerintah aceh melalui RSUZA sudah beberapa kali melakukan kerjasama seperti ini, contohnya seperti dengan negara Norwegia, yang juga sudah berjalan dengan baik. Karena masih banyak yang harus kita pelajari dan dapatkan dari pihak university of Aberdeen dari hal kedokteran, keperawatan, peningkatan kesehatan dan sumber daya manusia serta pengadaan alat-alat kesehatan yang lebih modern dan memadai. Menyangkut dengan kesepakatan atau MOU yang akan kita buat nantinya, kita bisa mengadopsi MOU yang sudah kita lakukan bersama pemerintah Norwegia yang sudah kami lakukan selama ini. Dan bagaimana prosedur dan isi dari MOU tersebut, bisa kita diskusikan kembali nantinya bersama SKPA terkait kesehatan yang hadir pada saat ini.

Pihak Unsyiah juga menyambut baik dengan rencana kunjungan University of Aberdeen yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Kami juga nantinya ingin mengusulkan beberapa program pengiriman staf dan mahasiswa unsyiah terkait peningkatan kapasitas dan kualitas dengan mendapatkan pendidikan yang lebih baik disana.

Begitu juga dengan tanggapan dari SKPA Rumah Sakit Jiwa, Rumah Sakit Ibu dan Anak, dan Dinas Kesehatan Aceh sebagai Leading sektor di bidang Kesehatan di Aceh, sangat antusias dan mendukung penuh serta ikut memfasilitasi dalam pembuatan Drafting MOU nanti.

Dan harapan Komisi VI DPR Aceh dalam persiapan kunjungan dari University of Aberdeen ini, sesegera mungkin di persiapkan Drafting MOU yang akan kita diskusikan dan tawarkan kepada pihak University of Aberdeen tersebut dalam hal yang menyangkut dengan, SDM tenaga Kedokteran, Keperawatan dan beberapa hal lainnya sebagai kemajuan peningkatan pelayanan kesehatan di aceh. (`/`)